AdventorialDPRD PPU

Investasi PPU Didorong Tumbuh, DPRD Ingatkan Listrik, Air, dan Jalan Belum Siap

14
×

Investasi PPU Didorong Tumbuh, DPRD Ingatkan Listrik, Air, dan Jalan Belum Siap

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin

Konus.id, PPU– Dorongan meningkatkan investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai belum cukup hanya dengan membuka ruang bagi investor. Kesiapan infrastruktur dasar seperti listrik, air, dan akses jalan juga menjadi persoalan yang perlu dibenahi agar kegiatan usaha dapat berjalan.

Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin, mengatakan investasi tetap diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kesiapan fasilitas pendukung yang menjadi kebutuhan dasar bagi kegiatan usaha.

“Memang kita sangat berharap dengan adanya investasi-investasi di PPU dan kita memberikan ruang kepada para investor karena memang sekarang PPU lagi menggeliat,” kata Syahrudin.

Menurutnya, momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang berlangsung perlu dimanfaatkan dengan memberikan ruang kepada investor untuk masuk ke PPU. Ia menilai percepatan investasi penting selama kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan kita terus memberikan ruang kepada investor-investor untuk berinvestasi. Kalau tidak, sekarang kapan lagi? Saya kira lebih cepat lebih baik,” ujarnya.

Namun, di sisi lain, Syahrudin mengakui capaian investasi PPU masih relatif rendah. Ia menyebut realisasi investasi daerah berada pada kisaran 1 persen lebih.

Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari keterbatasan fasilitas dasar. Investor tidak hanya melihat potensi ekonomi suatu daerah, tetapi juga mempertimbangkan apakah kebutuhan dasar untuk menjalankan kegiatan usaha tersedia dengan baik.

“Iya, memang kondisi saat ini karena terbatas fasilitas, saya kira ini semakin ke depan semakin kita perbaiki-perbaiki,” jelasnya.

Persoalan listrik menjadi salah satu fasilitas yang disoroti. Syahrudin menyebut kondisi pasokan listrik dapat memengaruhi aktivitas investasi karena listrik merupakan kebutuhan dasar dalam operasional usaha.

“Apalagi kondisi sekarang listrik PLN itu kondisinya lagi menurun, sehingga investasi juga sangat berpengaruh untuk itu. Karena itu menjadi kebutuhan dasar,” katanya.

Selain listrik, ketersediaan air dan akses jalan juga dinilai tidak bisa dipisahkan dari agenda pengembangan investasi. Infrastruktur tersebut diperlukan untuk menunjang mobilitas maupun kegiatan operasional pelaku usaha.

“Selain PLN, ketersediaan air dan akses jalan. Tentu ini yang menjadi prioritas utama,” tegas Syahrudin.

Menurutnya, upaya menarik investasi perlu berjalan bersamaan dengan pembenahan fasilitas dasar. Pemerintah daerah tidak cukup hanya memberikan kemudahan atau membuka peluang bagi investor apabila kebutuhan pendukung kegiatan usaha belum tertangani.

Kondisi tersebut membuat pembangunan infrastruktur dasar menjadi bagian penting dari strategi investasi PPU. Listrik, air, dan jalan bukan hanya fasilitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi penunjang bagi keberlangsungan kegiatan ekonomi ketika investasi mulai masuk.

Syahrudin berharap pembenahan fasilitas tersebut dapat berjalan seiring dengan percepatan investasi. Dengan demikian, investor yang masuk tidak hanya mendapatkan ruang untuk menjalankan usaha, tetapi juga memiliki dukungan infrastruktur yang memadai.

“Percepatan investasi harus berjalan beriringan dengan pembenahan fasilitas dasar,” pungkasnya. (ADV/DPRDPPU)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *