AdventorialDPRD PPU

PPU Didorong Kejar Investasi, Ketersediaan Listrik hingga Jalan Masih Jadi Tantangan

14
×

PPU Didorong Kejar Investasi, Ketersediaan Listrik hingga Jalan Masih Jadi Tantangan

Sebarkan artikel ini
Foto: Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin.

Konus.id, PPU– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pemerintah daerah mempercepat masuknya investasi dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi investor. Namun, langkah tersebut dinilai harus dibarengi dengan pembenahan sejumlah infrastruktur dasar yang masih menjadi kendala, mulai dari listrik, air hingga akses jalan.

Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin, mengatakan PPU saat ini berada dalam momentum yang cukup strategis untuk menarik lebih banyak investasi. Perkembangan pembangunan dan aktivitas ekonomi dinilai membuat daerah tersebut semakin menarik bagi investor. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah tidak melewatkan momentum tersebut dengan memperluas kesempatan bagi investor untuk menanamkan modal di PPU.

“Kami sangat berharap sebenarnya dengan adanya investasi-investasi di PPU dan kita memberikan ruang kepada para investor karena memang sekarang PPU lagi menggeliat dan lagi manis-manisnya,” kata Syahrudin, Senin (31/08/2026).

Menurutnya, investasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula peluang terbukanya aktivitas ekonomi baru di PPU. Ia berharap pemerintah dapat terus menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia usaha. Menurutnya, percepatan diperlukan agar peluang investasi yang tersedia saat ini tidak justru berpindah ke daerah lain.

“Mudah-mudahan ke depan kita terus memberikan ruang kepada investor-investor untuk berinvestasi. Kalau tidak, sekarang kapan lagi? Saya kira lebih cepat lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, Syahrudin mengakui capaian investasi PPU saat ini masih tergolong rendah. Ia menyebut capaian investasi daerah masih berada di kisaran 1 persen lebih. Menurutnya, salah satu faktor yang perlu dibenahi adalah ketersediaan fasilitas dasar. Infrastruktur tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga merupakan faktor penting dalam menentukan keputusan investor untuk masuk dan mengembangkan usahanya.

“Iya, memang kondisi saat ini karena terbatas fasilitas, saya kira ini semakin ke depan semakin kita perbaiki-perbaiki,” jelasnya.

Salah satu persoalan yang disorot adalah kondisi pasokan listrik. Syahrudin mengatakan kondisi listrik PLN yang saat ini mengalami penurunan dapat memberikan pengaruh terhadap aktivitas investasi.

“Apalagi kondisi sekarang listrik PLN itu kondisinya lagi menurun, sehingga investasi juga sangat berpengaruh untuk itu. Karena itu menjadi kebutuhan dasar,” katanya.

Selain listrik, pemerintah juga dinilai perlu memastikan ketersediaan air serta akses jalan. Ketiganya menjadi kebutuhan mendasar yang harus tersedia apabila PPU ingin meningkatkan daya tariknya sebagai daerah tujuan investasi.

“Selain PLN, ketersediaan air dan akses jalan. Tentu ini yang menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Syahrudin menilai pembenahan infrastruktur dan percepatan investasi tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah perlu memastikan fasilitas dasar berkembang seiring dengan masuknya modal baru agar investasi yang hadir benar-benar mampu beroperasi secara optimal. Menurutnya, momentum PPU yang sedang menggeliat perlu dimanfaatkan secara cepat, tetapi tetap dengan perencanaan yang matang.

“Dengan memberikan ruang kepada investor sekaligus memperbaiki infrastruktur dasar, pertumbuhan investasi diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian dan masyarakat PPU,” pungkasnya. (ADV/DPRDPPU)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *