AdventorialDPRD KALTIM

Pemerataan Pembangunan Kunci Wujudkan Generasi Emas Kaltim, Kata Anggota DPRD

193
×

Pemerataan Pembangunan Kunci Wujudkan Generasi Emas Kaltim, Kata Anggota DPRD

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah

Konus.id Samarinda Upaya mewujudkan visi “Generasi Emas Kaltim” memerlukan komitmen kuat untuk memastikan pembangunan merata di seluruh wilayah, terutama daerah tertinggal yang masih kesulitan mengakses fasilitas publik dan pelayanan dasar. Tanpa langkah ini, potensi generasi muda Kaltim berisiko tidak optimal di tengah dinamika pembangunan nasional seperti Ibu Kota Nusantara (IKN).

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, mengingatkan bahwa cita-cita “Generasi Emas Kaltim” tidak akan terwujud apabila daerah-daerah tertinggal masih mengalami hambatan dalam akses pembangunan dan layanan publik.

Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, sebab kualitas masyarakat yang sehat dan terdidik menjadi faktor utama dalam menatap masa depan Kaltim, terlebih di tengah perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Selaras dengan visi Pak Gubernur mengenai Kaltim menuju generasi emas, tentu kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas, termasuk upaya pencegahan stunting,” ujar Syarifatul.

Syarifatul menyebut bahwa wilayah dengan basis ekonomi yang lemah memerlukan perlakuan khusus dari pemerintah. Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi contoh daerah yang dinilai masih tertinggal dibanding wilayah yang menjadi pusat ekonomi Kaltim.

“Wilayah yang secara ekonomi belum mampu bersaing seperti Kubar dan Mahulu harus mendapat dukungan penuh agar tidak terjadi kesenjangan kesejahteraan maupun kemiskinan,” katanya.

Di tengah kondisi anggaran yang tertekan akibat penurunan TKD, ia tetap mendorong Pemprov agar aktif mencari sumber pendapatan lain. Menurutnya, peningkatan PAD serta komunikasi anggaran dengan pemerintah pusat harus dibarengi efisiensi program.

“Dengan pemangkasan TKD ini, Kaltim perlu mencari alternatif pendapatan asli daerah, juga terus berkoordinasi ke pemerintah pusat sambil mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial,” jelasnya.

Syarifatul berharap perhatian pemerintah provinsi terhadap daerah tertinggal semakin nyata, sehingga seluruh masyarakat Kaltim memiliki kesempatan setara untuk berkembang.(aw/adv/dprdkaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *