AdventorialDPRD KALTIM

Kondisi Jalur Kelay – Labanan di Berau Memprihatinkan, Anggota DPRD Kaltim Dorong Perbaikan Mendesak

187
×

Kondisi Jalur Kelay – Labanan di Berau Memprihatinkan, Anggota DPRD Kaltim Dorong Perbaikan Mendesak

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul (Sya’diah. (Ist)  

Konus.id Samarinda Kerusakan parah pada ruas jalan poros Kelay – Labanan di Kabupaten Berau terus menjadi keluhan warga, dengan kondisi yang membahayakan keselamatan pengendara akibat longsor, pergeseran badan jalan, dan lubang besar. Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari Komisi III, Syarifatul Sya’diah, mendesak penanganan cepat karena jalur strategis ini menghubungkan Berau, Kutai Timur, dan Samarinda, serta krusial untuk mobilitas dan distribusi ekonomi daerah.

Warga mengeluhkan kondisi ruas tersebut yang mengalami kerusakan berat, seperti badan jalan bergeser, titik longsor, hingga lubang-lubang besar yang membahayakan pengendara.

Situasi ini mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syarifatul Sya’diah. Ia menilai kerusakan jalan yang menghubungkan antara Berau, Kutai Timur dan Samarinda itu sudah masuk kategori kritis dan membutuhkan penanganan segera.

Berdasarkan data yang diterima, ruas jalan yang mengalami kerusakan berat mencapai lebih dari 140 kilometer, sementara sekitar 21 kilometer lainnya berada dalam kondisi rusak ringan.

“Pada malam hari, risiko kecelakaan meningkat karena jalan menanjak dan menurun dengan banyak lubang besar. Banyak warga memilih bepergian di siang hari demi menghindari bahaya,” ungkap Syarifatul.

Ia menjelaskan bahwa pengemudi truk dan kendaraan angkutan sering harus bergantian melewati titik-titik rawan. Satu kesalahan kecil dapat menyebabkan kendaraan tergelincir atau terperosok, sehingga jalur transportasi sering macet di lokasi yang paling parah kerusakannya.

Menurutnya, keluhan masyarakat yang viral di media sosial menggambarkan kondisi lapangan yang memang sangat memprihatinkan. Selain berfungsi sebagai jalur mobilitas masyarakat, jalan ini juga merupakan rute strategis distribusi barang yang memengaruhi ekonomi Berau.

Meski penanganan jalan tersebut merupakan kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan tidak menggunakan anggaran APBD Kaltim, DPRD tetap bergerak aktif.

“Kami telah meninjau langsung kondisi di lapangan dan mendokumentasikannya. Laporan lengkap beserta video sudah saya sampaikan kepada Gubernur dan Balai Jalan,” tegasnya.

Komisi III juga telah bertemu BPJN untuk mendorong percepatan penanganan dan penambahan anggaran agar proses perbaikan dapat diprioritaskan.(aw/adv/dprdkaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *