Konus.id, PPU — DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan memulai pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2026 setelah penetapan Perubahan APBD 2025 sebesar Rp2,41 triliun melalui rapat paripurna.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menyampaikan bahwa pagu APBD 2026 diperkirakan lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Dalam rancangan awal KUA-PPAS, nilai anggaran berada pada kisaran Rp1,9 triliun hingga Rp2 triliun.
“Pembahasan APBD 2026 akan mulai dilakukan intensif minggu depan, dengan target rampung pada akhir November,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Raup menjelaskan, penurunan proyeksi anggaran berhubungan dengan kebijakan efisiensi pemerintah pusat sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Namun, kepastian besaran anggaran masih menunggu penyesuaian dalam Peraturan Menteri Keuangan.
“Masih ada potensi pendapatan yang ditunggu, sehingga angka final akan menyesuaikan setelah terbitnya PMK,” jelasnya.
Meski terjadi pengetatan fiskal, DPRD memastikan proses pembahasan akan dilakukan secara terfokus. Program prioritas pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat disebut tetap menjadi perhatian utama.
“Kami memastikan pembahasan tepat waktu dan berbasis kebutuhan, agar APBD 2026 dapat diterapkan secara efektif,” pungkasnya.(aw/adv/dprd/ppu)













